Minggu, 03 Maret 2013

Hati-Hati Dengan Demam Entrepreneur

Dear All,

Ada satu hal yang mengusik pikiran dan perasaan saya akhir-akhir ini. Tentang "booming"nya demam entrepreneur di bangsa ini. Lho, bukannya itu baik?? iya, baik..sangat baik. Tapi ada sedikit hal yang mengganggu. Apa itu? Yaitu, dimana saat ini, semua orang dengan mudahnya bicara tentang entrepreneur. Ditambah dengan merebaknya sosial media saat ini, semua orang tiba-tiba muncul menjadi "mentor" bisnis, memberikan tips-tips, memberikan seminar tentang bisnis, dan lain semacamnya. Biasanya, semua dimulai di sosial media. Ketika sudah mendapatkan "market" yang tepat, barulah dibuatkan acara off airnya. Dengan tema-tema yang berbau bisnis, siapa yang tidak tergiur saat ini

Tidak ada yang salah dengan itu memang. Masalahnya, apakah mereka yang berbicara tentang bisnis itu, memang pernah benar-benar mendirikan, menjalankan, dan mengembankan sebuah bisnis? Atau mereka hanya mengatakan apa yang mereka "pernah baca", "pernah dengar", atau "pernah tau"?

Seorang MOTIVATOR memiliki bisnis karena mereka punya ribuan orang yang setia datang ke seminar motivasinya, dan kemudian meminta "branding" untuk bisnisnya dengan si motivator yang terkenal. Apa dia berarti punya ilmu bisnis?

Bahkan ada yang terang-terang mengaku sebagai "mentor bisnis" namun tidak punya bisnis satupun, kecuali bisnis " sekolah bisnis" nya itu sendiri. Aneh...Saya pun sempat bingung dengan kondisi seperti ini. Takut saya salah dalam mengambil ilmu. Sampai pada akhirnya,sahabat saya yang juga pemenang Wirauaha Muda Mandiri yang berbisnis property pernah mengingatkan saya, "Hati-Hati rid. Bisnis emang butuh mentor. Tapi jangan sampe salah pilih mentor. Seorang pebisnis sejati, pasti bisnisnya juga terkenal. Bukan hanya sekedar nama dia nya aja. Dan satu lagi, ketika seorang pebisnis sejati diundang untuk berbagi, dia hanya akan menceritakan pengalamannya dalam membangun bisnis. Dan jarang sekali yang "meminta fee" atas ceritanya itu. Lain dengan motivator-motivator yang memang dibayar untuk ngomong".

Dan saya pun punya teori sendiri yang saya amati. Seorang pebisnis sejati, selalu punya Buku (biography/kisah sukses) yang ditulis orang lain. Sedangkan motivator atau profesi lain nya itu juga punya buku, namun ditulis oleh dirinya sendiri...:)

wassalam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar