Pernah mendengar suara sebuah imajinasi? Mungkin beberapa orang pernah mengalami kejadian seperti ini, baik disadari atau tidak. Imajinasi adalah sebuah khalayan, yang terjadi hanya di dalam otak, dan biasanya terjadi ketika kita sedang "hidup" atau tidak tidur. Saat-saat orang berimajinasi pun rata-rata hampir serupa. Yaitu ketika sedang sendirian, tidak ada kerjaan, atau melihat sebuah trigger lalu kemudian berimajinasi. Bahkan, beberapa pendapat mengemukakan pernyataan yang sama, yaitu saat yang paling baik untuk berimajinasi adalah ketika mengendari kendaraan sendirian (mobil atau motor), dan ketika buang air besar. Katanya, biasanya dalam 2 kondisi tersebut ide sering muncul, dan alam bawah sadar sedang bagus-bagusnya. Walaupun mungkin belum ada bukti ilmiah atas hal ini.
Kejadian ini terjadi di pertengahan April 2014 ketika saya menyetir mobil sendirian untuk pulang ke rumah. Saya memang termasuk orang yang sangat-sangat senang berimajinasi, bermimpi, berkhayal, dan sejenisnya. Pekerjaan saya sebagai wirausaha yang sedang merintis membangun perusahaan mengharuskan saya untuk terus bermimpi, meyakininya, mengusahakannya, dan membuktikannya.
Dalam perjalanan pulang dari Pondok Indah Mall menuju arah Permata Hijau, saya tiba-tiba membayangkan Rasyidi Consultant berkembang pesat. Memiliki banyak karyawan yang mengharuskan pindah kantor ke gedung sendiri yang bertuliskan "Rasyidi Building". Pada kesempatan tersebut saya memberikan sebuah speech/pidato kepada seluruh tim saya, bagaimana perjuangan Rasyidi Consultant hingga bisa saat ini, dan meminta mereka terus menjaga dan mengembangkannya. Begitu mengharukannya sampai bulu-bulu ditangan saya berdiri, dan tanpa saya sadari saya menekan tombol "Mute" pada radio mobil saya.
Selang 2-3 menit imajinasi itu berlangsung akhirnya dibuyarkan oleh mobil sebelah yang mendadak menyalip ke depan mobil saya, sehingga saya harus kembali ke alam sadar. Dan saya cukup kaget melihat posisi radio dalam kondisi "Mute". Biasanya, saya melakukan itu ketika menerima telpon, sedang berbicara dengan orang disebelah saya, dan sebab-sebab logis lainnya.
Ternyata suara pidato imajinasi saya itu "cukup besar" hingga saya harus mengecilkan suara radio. Besar dan nyata di kuping saya saat itu. Semoga semua itu jadi kenyataan.
"Imajinasi lebih berguna dari ilmu pengetahuan"- Albert Einstein -
